Dia..
Dia yang selalu sibuk dengan dunianya.
Dia yang selalu lupa sekelilingnya.
Dia yang memandang ke arah lain, sementara aku selalu memandangnya.
Semakin hari aku merasa, dia semakin tak peduli padaku.
Selalu mampu tertawa, meski aku tak di sampingnya.
Ada ataupun tidak diriku, sama sekali tak berpengaruh pada dunia nya.
Dunia yang tak pernah mampu kusentuh.
Dunia yang tak bisa kulihat.
Dunia yang sangat jauh dari anganku.
Semua terasa kosoong, meski kau selalu ada di sisi ku.
Aku selalu menatap lekat dirimu, dibalik punggung mu.
Hanya sejauh itu aku mampu menatapmu.
Dan entah sampai kapan aku mampu tuk melakukannya.
Mungkin kah aku akan berhenti menatapmu ?
Atau kah, aku akan terus menatap punggung mu,
Sampai kau berbalik untuk menatapku lagi ?
Namun sampai kapan ?
Sampai kapan kah aku akan menunggu ?
Jeritan setiap hati yg patah bukan karna putus cinta, tapi karna sebuah perntanyaan, masihkah rasa cinta itu ada?
Sabtu, 12 Agustus 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Terbiasa Tanpa Mu
Satu hari lagi kulewati tanpa menanyakan kabarmu.. Satu hari lagi kulewati tanpa menunggu pesanmu.. Satu hari lagi kulewati tanpa tau seda...
-
Kekasihku.. Dulu sangat terasa begitu besar perasaan itu. Rasa sayang yang kau berikan untukku. Rasa yang berhasil menaklukan hati in...
-
Dia.. Dia yang selalu sibuk dengan dunianya. Dia yang selalu lupa sekelilingnya. Dia yang memandang ke arah lain, sementara aku selalu m...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar